Senin, 14 Agustus 2017

MODALS



Modals
Rumus
Penggunaan dan contoh
Contoh
CAN

S + can + Verb 1
Digunakan untuk mengungkapkan kemampuan seseorang.

Digunakan dalam peraturan, untuk menjelaskan hal yang dapat dilakukan.

My brother can sing really well
(Saudara laki-lakiku bisa menyanyi dengan sangat baik)

You can smoke in the smoking room
(Anda dapat merokok di area khusus merokok)
CAN’T
S + cannot/can’t + Verb 1
Can’t digunakan untuk mengungkapkan sebuah ketidakmampuan.

Can’t digunakan dalam peraturan untuk menjelaskan hal yang tidak boleh dilakukan.

Can’t dapat digunakan ketika seseorang yakin bahwa sesuatu tidak mungkin terjadi.
I can’t drive a car
(Saya tidak bisa menyetir mobil)

You can’t feed the animals
(Anda tidak boleh memberi makan hewan)

She is only 2 years old. She can’t know how to read and write
(Dia masih 2 tahun, jadi dia tidak mungkin bisa membaca dan menulis)
COULD

COULD NOT
COULDN’T
S + could/couldn’t + Verb 1
Digunakan sebagai bentuk past dari can dengan fungsi yang serupa, yaitu mengungkapkan kemampuan umum.

Could juga dapat digunakan untuk memberi seseorang izin.

Untuk memberi saran atau membicarakan hal yang memungkinkan di masa ini atau masa depan.

My uncle could speak 4 languages
(Pamanku bisa berbicara 4 bahasa)

The books were on sale. We could buy as many as we want
(Bukunya didiskon. Kita bisa membeli sebanyak mungkin)

It’s sunny today. We could go to the pool and swim
(Cuaca sedang terik hari ini. Kita bisa pergi ke kolam renang dan berenang)

Someone knocks the door. It could be the mechanic
(Seseorang mengetuk pintu. Bisa jadi itu si teknisi)
COULD HAVE
S + could have + Verb 3
Digunakan untuk menceritakan hal yang memungkinkan di masa lalu, namun tidak terjadi.
Why didn’t you tell me when you wanted to visit me? You could have called me first
(Mengapa kamu tidak memberitahuku ketika kamu ingin mengunjungiku? Kamu seharusnya menelponku dulu)
BE ABLE TO

Bentuk present :
S + is/am/are able to + Verb 1

Bentuk past :
S + was/were + Verb 1

Bentuk present perfect :
S + has/have + been able to + Verb 1

Be able to digunakan untukmembicarakan kemampuan seseorang. Penggunaan be able lebih luas daripada can, karena bisa diaplikasikan untuk semua tenses.

Are you able to speak French?
(Apakah kamu bisa Bahasa Perancis?)

The boy wouldn’t stop crying at first. But she was able to finally persuade him to stop.
(Anak laki-laki itu tidak mau berhenti menangis pada awalnya. Namun dia berhasil membujuknya untuk berhenti)

My sister has not been able to sleep well lately
(Saudara perempuanku sudah susah tidur belakangan ini)
MUST

S + must + be + adjective/noun

S + must + Verb 1

Must digunakan ketika seseorang yakin akan sesuatu.

Must digunakan untuk mengungkapkan pendapat yang bersifat personal

Must juga digunakan untuk mengungkapkan sebuah keharusan yang dilakukan seseorang.
You must be tired after running for 3 hours
(Kamu pasti lelah setelah berlari selama 3 jam)

I think you must call her back soon
(Menurutku kamu harus menelponnya balik)

You must keep this as a secret
(Kamu harus menyimpan hal ini sebagai sebuah rahasia)
MUST NOT/
MUSN’T

S + mustn’t + Verb 1

Mustn’t digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang tidak boleh dilakukan.
You mustn’t speak too loudly
(Kamu tidak boleh berbicara terlalu keras)

MUST HAVE

S + must have + Verb 3
Must have digunakan untuk mengungkapkan hal yang memungkinkan terjadi di masa lalu

We called but nobody picked up. They must have been out
(Kita menelepon tapi tidak ada yang mengangkat. Mereka pasti tidak di rumah)
MAY, MIGHT

Kalimat positif:
S + may/might + Verb 1

Kaimat negatif:
S + may not/might not + Verb 1

Bentuk lampau positif:
S + may/might have + Verb 3

Bentuk lampau negatif:
S + may/might not have + Verb 3
May dan might digunakan untuk membicarakan suatu hal yang dianggap memungkinkan.
Where’s Jenny? She may be in her room
(Dimana Jenny? Dia mungkin di kamarnya)
She looked pale yesterday. She might not have been feeling well
(Dia terlihat pucat kemarin. Dia mungkin merasa tidak enak badan)

HAVE TO

S + have to +Verb 1
Have to digunakan untuk mengungkapkan keharusan atau kewajiban yang bersifat fakta, bukan sekedar opini pribadi. Penggunaan have to lebih luas daripada must karena bisa dipakai dalam bentuk tenses yang lain

I have to wear glasses because my eyesight is very bad
(Saya harus menggunakan kacamata karena penghilatanku sangat buruk)

Catatan:
Bentuk negatif dari have to, yaitu don’t have to memiliki arti yang berbeda dengan mustn’t. Mustn’t berarti tidak boleh, tetapi don’t have to berarti tidak perlu.
Contoh:
I have a day off tomorrow so i don’t have to wake up early
(Besok saya libur, jadi saya tidak perlu bangun pagi)
NEED

Kalimat positif:
S + need + to + Verb 1

Kalimat negatif:
S + need not/needn’t + Verb 1
Kata need merujuk pada kata membutuhkan, dalam kalimat negatif berarti tidak butuh atau tidak perlu.

Andy needs to review the materials
(Andy harus mengulang materi pelajaran)

We have plenty of time. You needn’t hurry
(Kita punya banyak waktu. Kamu tidak perlu terburu-buru)

Catatan:
Selain menggunakan needn’t, kata does/do not need to juga bisa digunakan
Contoh:
You don’t need to hurry
(Kamu tidak perlu terburu-buru)
NEEDN’T (PAST TENSE)

Subject + didn’t need to + Verb 1




Subject + needn’t have + Verb 3


Digunakan ketika seseorang menyadari bahwa suatu hal itu tidak perlu sehingga tidak melakukannya

Digunakan ketika seseorang tidak menyadari kalau suatu hal itu tidak perlu, namun terlanjur melakukannya
I didn’t need to get up so early, so I didn’t
(Aku tahu aku tidak perlu bangun pagi, jadi saya tidak melakukannya)

It was sunny all day. I needn’t have brought the umbrella
(Cuacanya panas seharian. Aku tidak seharusnya membawa pulang)
SHOULD

Kalimat positif:
S + should + Verb 1

Kalimat negatif:
S + should not/shouldn’t + Verb 1

Kalimat positif bentuk posiitif:
S + should + have + Verb 3

Kalimat positif bentuk negatif:
S + shouldn’t + have + Verb 3

Should digunakan untuk memberi saran atau menjelaskan sebuah hal yang harus dikerjakan, namun sifatnya tidak mengikat seperti must.

Should juga digunakan untuk mengungkapkan hal yang tidak kita harapkan.

Dalam bentuk lampau, should have/shouldn’t have digunakan untuk mengungkapkan hal yang seharusnya atau tidak seharusnya dilakukan, tetapi yang terjadi adalah kebalikannya.
You should choose the pink one
(Kamu sebaiknya memilih yang merah muda)

Where is she? She should be here
(Dia dimana? Dia seharusnya sudah di sini)

We had a really good time last night. You should have come.
(Kami bersenang-senang tadi malam. Kamu seharusnya datang)
Dalam kalimat ini, fakta yang terjadi adalah orang kedua tidak datang.

  


Referensi:
Nurul Huda, Ria Anggraeni, Estiwi Retno Purnaning, Alvina Kusuma Ayuningtyas. New Upgrade Toefl Score. Depok: Cmedia Imprint Kawan Pustaka. 2017.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

CONJUNCTION

Conjunction atau kata sambung digunakan untuk menghubungkan kata, frasa dan klausa dalam sebuah kalimat maupun antarkalimat. Penggunaan ka...